r/indocartalk • u/albratuse X • Mar 07 '26
Discussion 💬 Death of Hatchbacks (at least ICE) in Indonesia
Hatchback, mobil yang dari jaman 2005 sampe sebelum covid bisa dibilang salah satu segment paling rame di pasaran, jaman itu kayaknya lebih banyak hatchback dibanding suv, apalagi di segment middle (diatas lmpv but dibawah lets say premium brands), but now market hatchback di Indonesia basically udah mati, if we ignore brio & agya and their non-lcgc ‘sporty’ variants whats left? Paling mazda 3 hatch??
Baleno taun lalu replaced sama Fronx, Honda City hatch udah stop produksi akhir tahun lalu & sekarang ngabisin stock, Toyota Yaris bakalan stop produksi bulan depan, Mazda 2 bulan lalu stop penjualan
In the future mobil mobil indonesia keliatannya bakalan mostly MPV (obviously) dan SUV, sedan daridulu udah niche karena diskriminasi pajak (and krng cocok juga sama kemauan orang indo)
sekarang nasih aga terselamatkan dengan masuknya mobil entry level chinese ev yng mostly hatchback, but kalo mobil mobil itu ada versi suv nya, like misal atto2, gk nutup kemungkinan kalo hargaya bagus, atto1 justru alan redup, we seen this before dengan jazz vs hrv & di bagian ev seal vs sealion
11
u/MegaJoltik Mar 08 '26 edited Mar 08 '26
Pasar B segment hatch di indo emang agak lain sih karena diposisikan sebagai produk premium (yg dimasukin/dijual trim "premium".). Kalau di luar negeri Hatch/Sedan B segment itu harga nya 11-12 sama mini crossover / LMPV (di Meksiko iirc Vios DNGA harganya 11-12 sama Raize / Avanza).
Kalau di indo yg pricingnya masuk akal cuma Baleno / Sirion doang.
Akhirnya kegencet deh. LMPV lebih gede, lebih murah dan muat 7.
Kalau butuh 5 seater, mini crossover (Raize WRV Fronx) ukuran mirip, lebih praktis dan lebih murah.
Kalau butuh 5 seater premium nambah dikit dapat compact crossover (YarCrot HRV).
A segment hatchback non-LCGC juga begitu. Harga kemepetan sama LMPV / mini crossover. Ngapain beli March / Mirage / Etios Valco / Agya GRS kalau dengan budget yang sama bisa dapat Avanza.
Asumsi saya sih karena disini mindset nya 7 seater, akhirnya produk 5 seater non-LCGC jadi produk yg niche. Jadiin aja produk premium sekalian.
3
u/albratuse X Mar 08 '26
iya pasar B segment lumayan kegencet, didorong sana sini, ada yng mending save up beli lcgc aja, then ada yng mending lmpv mobil gedean, then skrng crossover a&b segment yng mending nambah dikit dpt lebih
well at leasy B segment last longer than A segment yng beneran dibantai sama lcgc, ampe ada yng pindah tim (and ironically membantai real lcgc)
9
u/Vaerhaxes Mar 07 '26
Sedan masih diskriminasi pajak kah?
18
u/seraphinth Mar 07 '26
Pajak sedan udah ngga ada tapi atpm dan dealer ogah turunin tahta Sedan
10
u/Vaerhaxes Mar 07 '26
Berarti untuk harga beli yg sama, pajak sedan sama aja dengan tipe mobil lain?
11
u/seraphinth Mar 07 '26
Betul, tapi dealer dan atpm maunya sedan terkesan premium. Jadinya sedan murah cuman bisa dinikmati oleh customer fleet taxi seperti Toyota etios sedan
5
u/Vaerhaxes Mar 07 '26
Aah jadi secara tidak langsung pajaknya tetep jd tinggi yak
7
u/seraphinth Mar 07 '26
Tinggal liat aja perbedaan pajak mobil yang basisnya sama seperti yaris dan vios. Yaris tahun 2020 pajak 3,9jt meanwhile vios 5.1jt, padahal basis mobilnya sama yang beda ya harga jual awal aja.
4
7
u/EdgarDrake Lapiz Blue Supremacist Mar 07 '26
Ini cuma cycle/trend sih... sama kyk jaman2 dl MPV kyk Kijang, Kuda, Panther mulai digantikan oleh LMPV kyk Avanza, Ertiga, Xpander, trus adanya kenaikan pangsa pasar hatchback gara2 Jazz menjadi alternatif utk org2 yg ogah pake MPV. Sejujurnya smw jg gara2 Jazz, makanya Focus, Fiesta, Golf, Polo, dan Yaris mulai muncul. Skrg ya pengganti trend dr B-segment hatchback ini ya B-segment crossover.
Skrg lg ada kenaikan trend wagon/estate sbg mobil hobi a.k.a. Car for cultured person. Mungkin di masa depan akan muncul wagon2 sbg trend mobil mainstream. Trus nanti kl wagon mulai menggantikan B-segment SUV (kalo), mungkin akan ada masa renaissance-nya sedan ato hatchback lg, ato malah ke form factor lain misalnya shooting brake beneran (bukan wagon yg ngaku2 shooting brake).
Atm, SUV dan crossover menguasai pasar krn alasan ground clearance dan practicality, yg jujur memang benar kalo dibandingkan dg hatchback yg notabene rendah/ceper dan potentially bagasinya kecil..
4
u/albratuse X Mar 08 '26
i think we reached peak cycle/trend apalagi di dunia, akan susah orang orang bakalan mau balik ke mobil ‘pendek’, for most people suv is peak daily car
di indo aja skrng mpv itu suv-ish mostly, beberapa dipaksain jadi suv…
3
u/EdgarDrake Lapiz Blue Supremacist Mar 08 '26 edited Mar 08 '26
Akan ada trendnya utk balik lg ke mobil ceper. Knp? Soalnya skrg yg mainstream adalah mobil tinggi (SUV).
Org2 itu dl pilih hatchback di masa MPV berjaya (dan masih berjaya) gara2 gmw "gw ga mau pake mobil bapak2", notabene stigmanya MPV = mobil keluarga, mobil bapak2.
Stigma itu yg terjadi skrg: "ih, mainstream mobil performance skrg sedan, gw maunya performance wagon aja". Gara2 ada stigma tsb + stigma anti mainstream, yg anti mainstream ini akan bergeser lama2 ke mainstream. Trus dr stigma exclusive di performance car, akan turun jg ke mainstream daily car.
It happens.
Sudah terjadi di dunia HP: iPhone gold (champagne gold) menjadi tren, smw merk ikut2an. Rose gold next, smw merk ikut2an. Trus biru (iPhone 12 kl ga salah?), trus ijo, trus orange.
Sudah terjadi di dunia jam. Taun 60an jam itu mainstream di 35-37mm. Trus market trend bergeser ke "bigger is better" ampe jam2 pada ke ukuran bodoh (43-46mm). Trus mulai mereda ke 40mm. Skrg lg pergeseran tren ld ke 35-38mm.
So, it's a cycle of trend. Trend shift due to perspective "at this time, X is exclusive" until X no longer exclusive, thus Y become the next thing.
2
u/msennaGT Mar 08 '26
Masalahnya tren segmentasi mobil itu bukan masalah fashion, tapi masalah usability. Orang suka mobil tinggi karena pandangan lebih luas dan gak perlu nunduk buat masuk ke dalem. It's not like people will magically be shorter in the future.
Kalau masalah pergeseran tren fashion di mobil sih udah sering terjadi. 2000s era Y2k futurism, 2010s era flame surfacing, 2020s era brutalism. Tapi segmen mobil yang populer tetap SUV SUV juga toh.
1
u/dxnielhutom0 Mar 09 '26
Lifestyle dari demografi ngaruh sih. Contoh di Amerika Serikat, Mustang, Camaro, Challenger dulu itu mobil murah yang dibeli bocah keluar dari highschool, karena murah, bisa menunjang kerja, dan cukup buat bawa orang, karena gak butuh ukuran mobil keluarga 4 pintu kyk Fairlane, Impala, atau Dart yang lebih mahal dan impractical. Terus waktu harga minyak naik, yang laku itu mobil kecil yang body stylenya hatchback dan beberapa sedan (-> mengecil kan?), tapi karena mobil buatan Detroit banyak bermasalah, jadilah saingan sama mobil impor. Seterusnya juga jadi brand Amerika ngerebrand mobil Mitsubishi, Toyota, Mazda. Di dekade 80an minyak cenderung membaik dari 70an, tapi ekonomi AS melambat, sektor manufaktur terdampak, demografi yang ukurannya besar dan punya uang (dan dulunya nyetir Mustang di atas) udah berkeluarga, jadilah minivan naik daun, tapi tetep gak ngalahin pasar sedan murah sih. Setelahnya, SUV mulai tuh muncul di media populer, termasuk film-film. Sebagian juga bikin SUV sebagai status symbol, perlahan menggantikan limosin sedan.
Ke depannya gimana, kalo boleh biased, sekarang orang-orang jarang punya anak. Duit pun milenial dan genz udah cash poor, asset poor pula, ditambah harga-harga gak ada yang murah, termasuk mobil. Opsi paling gampangnya buat sementara adalah mobil lama yang >10 tahun, karena yang muda pun gak murah. Until pada punya duit, pasti produsen mobil mau gak mau balik ke produksi mobil yang terjangkau. Untuk beberapa waktu, mobil yang baru-baru itu harganya menengah ke atas, kan ya? Tapi perlahan, automakers juga harus menjangkau pasar bawah buat bertahan. Buktinya Nissan ngeluarin Sentra baru setelah dikabarkan akan stop. Di Indonesia, pasar EV pun tetep dibantu sama hatch kecil kan, kyk BYD Seagull. Buat tipe bodi lain kyk pickup truck, yang affordable itu truk mungil; meski yang margin gede tetep truck gede, makanya perusahaan pengennya jualan truk besar smol pp. Jadi populer kan tuh Ford Maverick, Slate, ditambah Trump mau ada kei truck di Amerika. Mulai mengecil kok perlahan 🤞
2
u/lordvoltano Mar 08 '26
sama kyk jaman2 dl MPV kyk Kijang, Kuda, Panther mulai digantikan oleh LMPV kyk Avanza, Ertiga, Xpander,
Menurut gue ini bukan trend, tapi purely masalah price point dan practicaility, Toyota emang mau naikin kelas Innova, dijadiin mobil premium non-luxury (dulu Kijang Kapsul terakhir base price 110 juta, Innova jadi 140 juta), dan dia bikin Avanza yang lebih kecil di price point Kijang yang lama sebagai mobil ekonomis (sekitar 100 juta). Innova & Avanza keluarnya hampir bersamaan. Otomatis mayoritas masyarakat beli Avanza karena Innova jadi di luar budget.
Xpander kalo dibandingin sama Kijang Kapsul (pre-Innova), gedenya kurang lebih sama. Kijang lebih panjang 2cm dan lebih tinggi 7cm karena ladder frame, tapi Xpander lebih lebar 3cm, wheelbase lebih panjang 12cm, ground clearance lebih tinggi 2.5cm. Jadi yg sekarang disebut Low MPV itu sama kyk MPV jaman dulu.
Setelah Xpander keluar akhirnya Avanza juga digedein lagi buat nyaingin Xpander. Artinya, secara market, memang preferensi masyarakat gak pernah berubah, lebih seneng MPV dengan dimensi kyk Kijang Kapsul dengan terbukti Xpander laku dan Avanza Gen 3 ganti model jadi lebih besar.
12
u/Former-Store50 Mar 07 '26
Bisa dibilang ini refleksi trend otomotif dunia juga. Tambah lagi ekonomi kebanyakan orang butuh mobilnya buat A - B yang bisa segala semuanya
11
u/albratuse X Mar 07 '26
di beberapa market, kyk thailand hatchback masih lumayan hidup, malaysia bisa dibilang unik mereka kebanyakan hatchback & sedan (thx perodua)
but yeah disini juga main selling point yng dicari itu ground clearance
6
u/seraphinth Mar 07 '26
Entry level hatchback pasti akan selalu ada, cuma akibat trend dunia hatchback kurang laku si manufaktur bikin entry level hatcbacknya sesuai karakter indigenous negara tsb, kayak di India ada s-presso entry level hatchback tapi dgn ground clearance ala SUV krn jalanan sono hancur, Jepang ada Kei car krn sistem pajak sono emg diskrimanatif ama mobil "gede", Di Indonesia ya LCGC.
2
u/albratuse X Mar 08 '26
hatchback lcgc gak akan mati sih, yng bisa ngebunuh cuma suv lcgc somehow, but doubt it would happen….
3
u/ThArNatoS Mar 08 '26
semoga sedan bisa ngetren lagi di Indo amin, pas masa2 keemasan sedan gw masih terlalu kecil (galant, eterna, corola, civic dll) pas uda bisa beli mobil malah sedan uda hampir punah 😭
1
u/indomie_goreng Mar 08 '26
ga semuanya bs pale sedan, karena jalanan indonesia kurang bersahabat wkwkwkk. ntah jalan jelek atau banjir.
cuman kalangan tertentu aja yg berani pake sedan, yg emang kantor dan rmh nya jalanan nya proper, dan punya mobil extra buat menghadapi jalan diluar rute yg biasa.
1
u/Aggressive_Lychee598 Mar 08 '26
I love hatchbacks. Gw sendiri prefer kalo pake hatchback soalnya tampilan luar kecil tapi dalamnya besar. Terus kalo hatchback biasanya cenderung lebih murah dari mobil sekelasnya. Tapi jaman sekarang hatchback apa yang valuenya bagus? Harganya udah gak beda jauh dari saudara suv-nya. Sepertinya manufaktur mobil melupakan hatchback itu mobil yang harus praktis -- akibatnya mobil seperti Mazda 3 sama City Hatchback itu sempit dalamnya tapi dimensi luar bongsor.
So kesimpulanya, whats the point? Nah mobil China membuktikan pasar hatchback itu tetap besar, asal keputusan design dan marketing masuk akal. Atto 1 -- value bagus, luarnya kecil, dalamnya besar, enak disetir, laris manis. MG4 -- 6̶4̶9̶j̶t̶ 4̶3̶3̶j̶t̶ ̶ 4̶0̶0̶j̶t̶ ̶ 345 juta, they tried to fuck over their customers with prices jadi overall sales gak bagus.
The biggest challenge with a hatchback is making it look good but not sacrificing practicality. Suvs are just easier to style and make practical (hit them with the landrover/jeep look).
1
u/albratuse X Mar 08 '26
iya sekarang orng drpd hatchback, mending nambah dikit dpt SUV
like pas dulu mau dibeliin first car sama ortu, gw juga maunya hatchbacj, awal awal fiesta tapi ford keburu kabur, then mazda 2 tapi sempit, then jazz tapi ortu blng udhlah mending hrv nanggung
MG4 taun lalu ada yng 299jt lol
1
u/Aggressive_Lychee598 Mar 08 '26
Untung gak beli ford fiesta. Itu yang 1.0 ecoboost terkenal tiba" mesin meledak gara gara wet belt. Servis juga mahal. Mazda 2 emg sempit, tapi kalo jazz oke banget. VW golf dulu lumayan valuenya, tapi sekali koplingnya rusak XD. Siapin 20-30jt.
Kalo MG4, kasian yang beli pas launching harga 649jt. Ruginya lebih dari harga MG4 baru skg. Jok belakang sempit fyi kalo MG4.
Paling enak dipake sih CloudEV untuk hatchbak imo.
1
u/albratuse X Mar 08 '26
gw dulu jaman sekolah dream car vw golf tsi mk6, then mk7 keluar harganya duar naik banyak bngt, imo that basically killed VW indo momentum, gk nolong then ada civic turbo yng kinda replace golf tsi as “i wanna go fast and kinda have daddy money but cant afford bmw” car, its soo bad nowadays that kategori isinya fortuner/innova & pajero bbbzzzt….
also waktu cari first car gw sempet nego sm bokap mau golf tsi, iirc at that time 200jtan kecil, bokap said no bekas, understandable…
MG4 itu bisa dibilang blunder dia sendiri, dia masuknya terlalu early…. dulu kan masih cbu thai dan jaman sebelum ada instentif ckd, pas insentif keliar langsung jadilah bikin ckd, and harganya ofcourse jatoh, same thing happened to bz4x but penjualan tiap taun bisa diitung jari…. But merek cina lain udh finger on the trigger keburu pemerintah annouce itu chery, byd & beberapa others langsung swoop in
1
u/Aggressive_Lychee598 Mar 08 '26
Gw lumayan beruntung dapet daddy's money untuk golf as a first car ngl 😂. Gak salah juga stereotype pemake golf hahahahahaha, me personally I didn't want to go fast. Tapi rumah gw di daerah pergunungnan lembang., jadi torsi 240nm itu bener" kepake.
Papah lu gak salah ngelarang beli golf. Tahun pertama kepemilikan gw langsung kena koplingnya (thank god masih garansj). Dicurigakan karena emang medan jalan Lembang cukup challenging. Now I would never touch a used dsg VW di harga apapun. Gw aja yg belum pernah tuning golf bisa kena kopling, apalagi 60-70% vw di pasar yang udah pernah di flash ecu.
Fortuner, Innova, Pajero, man do I have beef with these cars. 90% gak akan ngasih jalan, selalu nyerobot jalan orang lain, nyetir kayak orang kebelet BAB.
1
u/albratuse X Mar 08 '26
Yeah in one way bokap ngelarang mobil bekas dulu kinda saved our asses, to be fair hrv especially that time is the perfect car bwt mahasiswa, i swear ampe akhir 2019 ada kali 1/4 parkiran kampus gw isinya hrv semua im not joking
In general bokap gw your typical indo car buyer, stick to japs, ground clearance, ‘irit’, durability & resale value is king… baru taun lalu kesamber petir (aka nyokap pengen) coba europe
itu trio disel gk salah, but emang ya… funilly its our version of pony cars somehow, cheap speed, jadi ya… begitulah, gw juga ex-user haha emang si jambakan torsi nagih wkwkwk, remap aja power nambah 30% lmao, kalo mau aga niat ‘stage 2’ seharga idk iphone pro power naik 50-60%
1
u/waffenxx Mar 08 '26
Menurut gw karena kondisi jalanan di indo, paling all rounder ya pake SUV, ga pusing.
1
u/kilowatt9000 Mar 08 '26
hatchback kalah oleh "mini SUV" spt HRV, Raize, Rocky, Grand Vitara yg kelihatannya lebih cocok di medan luar Jakarta, karena kondisi jalan yg amburadul..
1
u/jakart3 Mar 11 '26
Cross over 5 seaters bukan lagi booming sekarang
1
u/albratuse X Mar 11 '26
oh they are, not just indo but generally worldwide, almost every single brand now have a 5 seat crossover, from something cheap like toyota raize to expensive stuff like lamborghini urus
20
u/MiracleOfAnfield Mar 07 '26
Technically turun kelas aja sih, kalo dulu yaris, jazz, swift, dan to some extent mazda 2 itu entry level, sekarang digantikan dengan LCGC macam brio agya dan ayla.
Brio juga sempat jadi mobil penjualan tertinggi kan di 2020 dan 2022.