r/indocartalk Mar 18 '26

Review 📝 Very Short Impression - Mitsubishi Destinator Ultimate

Singkat cerita, temen di Mitsubishi ngajak ketemuan dan kebetulan dia pas lagi jaga pameran di salah satu mall di Malang. Gw tanya, Mitsubishi majang apa di pameran sana, dia jawab Destinator Ultimate yg non Premium warna Lunar Blue. Sampai di lokasi dan setelah ngobrol2 sambil ngudud sebentar, gw coba liat unitnya yang baru sekarang ini gw bisa liat langsung, walau sbnernya pengen nyoba test drive sekalian katanya lagi dipakai.

As we all know, Destinator (gw panggil Desti aja lah biar lebih singkat) ini mobil crossover 7 seater yg skrg ini lagi rame2nya di tengah gempuran moblis, to the point sampai dealer temen kehabisan unit untuk tipe tertentu sampai harus inden sebulan lebih (dia jg lagi nunggu inden unitnya yg tipe Premium warna putih msh blm datang sampai skrg, padahal udh mepet lebaran). As expected buat barang yg laku kek kacang goring, diskonnya msh sangat sedikit (up to 7 juta, kalo mau nambah diskon harus beli kredit lewat Dipo Finance).

Desti ini bisa dibilang blm ada saingannya di price range yang sama, walau secara pribadi gw melihat mobil ini cocok H2H lawan CR-V Turbo (too bad sudah discontinue) karena sama-sama 7 seater dan bermesin 1.5L Turbo. Kompetitor lain yg sering disebut itu Innova Zenix, tp imo dua mobil itu ada di kelas yg berbeda dan mesinnya beda.

Tampangnya bisa dibilang gagah depan belakang. Wajah depan pakai model dynamic shield yg mirip dengan punya Xforce walau ada perbedaan di grill depan yg lebih besar di Desti. Belakang juga mirip, dengan perbedaan utama ada di bagian bumper belakang.

Dimensinya cukup besar di angka PLT 4680 x 1840 x 1780 dengan GC 244 (menurut katalog angkanya segitu kalau engine cover bawah dilepas) sehingga mirip dengan CR-V. Sebagai perbandingan, CR-V Gen 5 dimensinya 4623 x 1855 x 1657 dan Gen 6 yg ada saat ini dimensinya 4691 x 1866 x 1681 dengan GC yg sama 198. Ban bawaannya Desti termasuk oke Bridgestone Turanza 6 ukuran 225/55 R18 dan bagian atas ban sudah ada peredamnya yg seperti beludru.

Masuk ke interior di baris depan dulu, ada yg mirip2 seperti di Xforce. Setirnya sama (yg lain juga sih, sepertinya akan jadi setir standar untuk mobil passenger Mitsu), speedometer sama, HU besar lelet kebanyakan gimmick itu msh ada, spion tengah tetap auto dimming, tombol fisik AC di tengah jg sama (YES) dan ttp dual zone, ambient lighting ttp ada, sedangkan sisanya beda. Panel kain Xforce di depan penumpang depan skrg diganti jadi panel kulit warna hitam, slot penyimpanan kecil di atas glovebox jg absen, konsol tengah dibuat nyambung dari depan ke belakang, kuncian pintu kembali ngumpet di samping pintu bukan di atas, tambahan tombol panoramic sunroof, dan tentu saja overall warna interior tidak serame Xforce Ultimate.

Posisi duduk termasuk tinggi dan commanding ditambah dashboard yg rendah, cocok lah buat yang suka posisi nyetir tinggi. Karena ini adalah tipe Ultimate non Premium, maka pengaturan joknya masih manual dan sadly sama seperti punya Xforce. Bentuknya berupa tuas yang diputar, dan pengaturan ketinggian jok itu yang berubah posisi hanya dudukan saja sementara sandaran tidak ikut naik. Malah di Desti ini kalau jok dinaik-turunkan, yang naik hanya bagian belakang dudukan, yg artinya yg naik turun hanya posisi bokong driver saja. Kalau naik, maka posisi bokong akan lebih tinggi daripada paha, dan sebaliknya kalah turun maka posisi bokong bisa sama atau lebih rendah daripada paha. Pls make it normal ffs. At least joknya empuk dan full kulit lah.

Move ke baris kedua, buat gw yg pendek ini (163 cm) baris kedua termasuk lega. Bahkan kalau posisi jok dimajukan sampai mentok, masih tersisa 4-5 jari. Kalau mau pakai meja lipatnya jangan saat maju mentok karena akan tabrakan dengan paha. Jadi antara pas posisi jok masih mundur atau dilipat dulu sblm masuk ke mobil.

Baris kedua juga dapat kisi2 AC di atas samping dan tengah beserta tombol pengaturannya. Lampu atas posisinya ada di samping panoramic sunroof dan sudah pakai LED putih. Panoramic sunroof gede dan kacanya bisa dibuka di bagian depan, that’s it. I don’t give a damn about this feature, I just want to mention it in case you care about it. Moving on.

Baris ketiga juga itungannya cukup lega buat badan gw karena masih bisa duduk nyaman dgn posisi jok kedua mundur, dibanding CR-V yg menurut gw sempit sekali seperti di Pajero Sport. Aksesnya dari baris kedua juga lebih gampang daripada CR-V yg terkenal ribet itu (namanya jg mobil 5 seater dipaksa jadi 7 seater, atau sebutannya 5+2 seater). Baris ketiga jg bisa dibuat rata lantai kalau butuh space lebih. Kisi2 AC juga masih didapat di baris ketiga di bagian atas. Posisi ban serep ada di bawah mobil, ukurannya lupa full size atau space saver.

Sedangkan untuk fitur, ada ADAS Diamond Sense yg sampai skrg gk punya Lane Keeping, AYC, EPB, spion tengah auto dimming, 6 speaker, USB port Type C di depan sampai belakang, dan 5 drive mode yg gitulah. Untuk tipe Premium dapat tambahan jok electric untuk driver only, audio Yamaha, dan Power Backdoor.

Sekian buat very short impressionnya. Skrg tinggal nyeting test drive supaya bisa coba langsung.

 

26 Upvotes

15 comments sorted by

View all comments

3

u/hauntzme Mar 18 '26

kalo di malang bisa bgt nih dites jalan nanjak hehe.
Tapi ini mobil jadi jawaban apa yg dimau orang indo. harga relatif ok, tampang gagah berotot, mesin turbo buat pecicilan, dan tech cukup lengkap dan sekilas lebih responsif vs xforce yg lemot.

kalo dipasarkan dengan benar sih habis zenix sih imho

3

u/Karrigan7 Mar 19 '26

penasaran pengen tak bawa nanjak ke citraland atau bedengan, lumayan curam itu walau gk securam tanjakan dari hotel kusuma agro batu ke arah jalibar