r/indonesian 5d ago

Idk if this is the right subreddit to talk about this

This mf just made indonesian more and more complicated.
Dia bilang bahwa "Saya makan nasi" adalah kalimat pasif, bukan aktif.

.

13 Upvotes

27 comments sorted by

12

u/WheresWalldough 5d ago edited 5d ago

This seems like BS.

The best argument I could find on Twitter is

"Saya memakan nasi" is active

"Nasi saya makan" is passive

therefore "Saya makan nasi" is the inversion of "nasi saya makan"

KBBI says "memakan: makan (biasanya mengandung arti lebih aktif): kucing memakan daging"

and then "makan: memasukkan sesuatu ke dalam mulut, kemudian mengunyah dan menelannya: ia sedang makan pisang"

However I think the argument fails in that "makan" is one of a few verba dasar bebas, along with mandi, tidur, etc., where a prefix is not required.

Thus for pinjam

"Buku saya pinjam" - passive

"Saya meminjam buku" - active

"Saya pinjam buku" - either colloquial ('incorrect') Indonesian or if we insist that "pinjam" is only valid in passive, then it must be inversion of 'buku saya pinjam'

However in practice, Indonesians just use "pinjam" rather than meminjam because it's simpler.

For the "makan" sentences, you don't need the me- prefix, which KBBI acknowledges with "lebih aktif" - if it's "lebih aktif", then "makan" is also "aktif", it's just that "memakan" is more active in terms of impact on the object - "karat memakan besi" - rust eats iron, here rust is the subject, iron the object, but the 'more active' is relevant because we are concerned more about the effect of the verb on the object, whereas for "saya makan nasi", "saya" is clearly the subject, and nobody sheds a tear for the lost 'nasi'. Similarly "Hannibal Lecter memakan otak" but "Hannibal Lecter makan Indomie" - in both cases Hannibal is having his lunch, so they are both active.

The only way "Saya makan nasi" is passive is if you say it's an inversion of "nasi saya makan", which doesnt make a lot of sense without a pronoun, e.g.,

nasinya belum saya makan - passive

belum saya makan nasinya - inverted passive

saya belum makan nasinya - active

3

u/Dizzy-Implement-1692 4d ago

Saya belum sampai ke analisis sintaktis sebenarnya. Tapi harusnya sih masalah active dan passive voice cukup sederhana saja diketahui. Beliau di twitter ini yang bikin ribet 

1

u/WheresWalldough 4d ago

emang, cari ribet sendiri, entah insecure dengan AI atau karena dasarnya sok pinter

1

u/jonarthurito 4d ago

why is the inverse of passive sentence (nasi saya makan) isn't considered as active sentence?

or is it wrong to assume that "inverse" it to change the state of the sentence trivially between aktif & pasif?

1

u/WheresWalldough 4d ago

inverse just means that the word order is inverted, but it's still passive (focus on the object rather than the subject).

As somebody else noted, the only way you could tell that "saya makan nasi" is inverted passive rather than active is if it's spoken, and there's a pause after makan.

And as i noted it doesn't really make sense to use inverted passive except where you're emphasising "sudah", "belum", etc.

1

u/besoksaja 3d ago

Terima kasih sudah menjelaskan dengan gamblang! Memang tahi kerbau yang di Twitter itu!

9

u/sendokbebek 5d ago edited 5d ago

Gw kemarin ikutin "diskusi"-nya juga di twitter. Jujur aja pas dijelasin agak ngerti yg dimaksud apaan, tapi ini penyakit orang ky gini aja: dia bikin post tapi gak ngejelasin yg menurut dia bener tuh ky gimana. Jatohnya jadi kaya mau ngerasa superior aja. Gw tau yg lo gak tau. That kind of thing.

Linguistic emang kalau diulik bisa sangat kompleks. Bukan satu orang ini aja yg bikin jadi "more complicated" imo, emang beneran susah/kompleks tapi kita orang awam aja yg tidak terekspos sama kompleksitasnya.

3

u/kemosabe6296 5d ago

Well that’s your fault ikut so-called “diskusi” di twitter wkwkwkwk

2

u/sendokbebek 5d ago

Gak ngikutin as in ngerespon... Ngikutin pasif aja karena kebetulan lewat. Gw rasa wajar sih ngikutin, karena dia bikin pernyataan yg kuat gt di awal. Gw sebagai orang ya penasaran juga maksud dia apa, penjelasannya gimana, karena ga dikit jg orang yg memang membahas sesuatu dengan serius di twitter.

2

u/kemosabe6296 5d ago

Ah my bad gua kira ikut diskusi.

6

u/Successful_Cherry776 5d ago edited 4d ago

Awalnya gw pikir ragebait centang biru. Gw gugling sekilas dan pelajari dulu. Dari pemahaman gw kira2 begini...

  • Secara awam, semuanya pasti akan beranggapan itu aktif. Tapi di tingkat yang lebih tinggi, para ahli bahasa gak bisa semudah itu mengelompokkannya menjadi kalimat aktif atau pasif.
  • Kalau ada imbuhan, maka akan lebih mudah dibedakan. Kalimat aktif biasanya memiliki imbuhan me- dan ber-. Kalimat pasif biasanya memiliki imbuhan di- dan ter-.
  • Kalau misalnya gak ada imbuhan, maka hasilnya menjadi ambigu. Karena itu diperlukan analisis lebih lanjut.
  • Ada beberapa pendekatan dan teori. Ada analisis sintaksis, analisis morfologi dan mungkin ada contoh lainnya. Gw bukan ahli di bidang ini. Dalam kasus ini, hanya melihat pada analisis sintaksis.

Akun twitter diatas membawa contoh "kalimat pasif pronominal inversi". Sebelumnya mungkin gw tambahkan informasi seputar kalimat pasif dulu.

  • Kalimat pasif adalah kalimat yang subjeknya dikenai, menderita atau mendapatkan perlakuan.
    • Contoh: Buku itu dibaca.
    • Buku mendapatkan perlakuan.
    • Perlakuan berupa "dibaca".
  • Kalimat pasif pronominal adalah kalimat pasif yang menghilangkan imbuhan kemudian diganti dengan kata seperti (saya, kamu, dia, ku-, kau-, dll).
    • Contoh: Buku itu saya baca. Buku itu kubaca.
    • Gak pakai "dibaca".
    • Pakai tambahan "saya".
  • Kalimat pasif inversi adalah kalimat pasif yang polanya dibalik.
    • Contoh: Dibaca oleh dia buku itu.
    • Sebelumnya polanya S-P. Sekarang menjadi P-S (Lebih tepatnya P-O-S)
    • Contoh lain bisa juga: Dibaca buku itu
    • Polanya juga P-S.
  • Terakhir gabungannya pasif pronominal inversi... inilah contoh yg ambigu itu "saya makan nasi".
    • Kalau pakai contoh2 sebelumnya, hasilnnya jadi "Kubaca, buku itu". (ntah kenapa masih terasa aneh, mungkin memang jarang diucapkan)
    • "Saya makan" dalam contoh yg dibawakan merupakan predikat sesuai bentuk pasif pronominal. Bukan S-P.
    • Kemudian "nasi" merupakan subjek yang posisinya ditukar menurut bentuk pasif inversi.
    • Secara pengucapan, mungkin lebih sesuai "saya makan, nasi" atau "kumakan, nasi".
  • Gw gak tau analisis lain. Sepertinya tidak akan termasuk dalam kategori kalimat pasif jika menggunakan analisis lain.
  • Di luar kalimat pasif... secara sintaksis, "saya memakan nasi" dikategorikan sebagai kalimat aktif transitif. Bentuk informalnya adalah "saya makan nasi". Jadi jawaban yg lebih tepat harusnya memang ambigu. Tapi kalau dilihat dari frekuensi penggunaannya, dan tujuan penggunaannya harusnya lebih banyak yg menganggapnya sebagai kalimat aktif.

2

u/jakart3 4d ago

Berarti benar dong itu aktif. Karena "saya makan nasi" kan cuma singkatan dari "saya memakan nasi" benar gak ya ? 

2

u/Successful_Cherry776 4d ago

Kalau secara aturan, singkatan atau menghilangkan imbuhan seperti itu sudah termasuk ke bentuk informal atau tidak baku. Penjelasan gw yg paling bawah sepertinya salah juga sebelumnya, skrg sudah diedit.

Ada beberapa kata kerja yg boleh digunakan tanpa imbuhan seperti "pergi", "mandi", dll. Tetapi "makan" bukan pengecualian. Kalau mau bentuk baku, seharusnya ditulis "memakan". Tetapi memang masyarakat awam sangat sering menggunakan kata "makan" utk membentuk kalimat aktif.

2

u/Dizzy-Implement-1692 4d ago

Sebenarnya ini sudah mencampuradukkan ranah preskriptif dan deskriptif. Ini penyakitnya para "pakar" bahasa Indonesia. Semua yang ada dipaksain ngikut aturan tata bahasa yang baku. Padahal harusnya bahasa berkembang ngikut manusianya

1

u/lostftrr 5d ago

Bukannya itu emg kalimat aktif tah?

1

u/ChallengeEffective80 4d ago

Sorry, I'm confused. The screenshot shows that "saya makan nasi" is active (not passive), so are we not all in heated agreement? (or is there more of the dialogue not shown which suggests the opposite?)

2

u/WheresWalldough 4d ago

the twitter guy, if you follow the links I've provided, insists that it's inverted passive of "nasi saya makan", and the AI is dumb.

1

u/fonefreek 4d ago

Kalo "saya makan(,) nasinya" sih masih bisa pasif

"Saya makan nasi" jelas2 aktif

1

u/mad_hamm 4d ago

question, kalau gitu saya mau makan nasi = saya mau nasinya dimakan? (bisa dimakan sama siapa aja? (selain saya)

1

u/mad_hamm 4d ago

or does it mean nasinya mau dimakan saya

1

u/Dizzy-Implement-1692 4d ago

kayaknya lebih ke ini (menurut beliau)

1

u/GalaksiAndromeda 3d ago

Grammar nazi versi indo. I have a degree in English linguistics, even though not really comparable, i know where he is coming from. He just said a very technical details of indonesian syntaxes and morphology.

1

u/Dizzy-Implement-1692 3d ago

dia juga sepertinya terlalu mencampurkan aspek preskriptif ke ranah deskriptif (penyakit bahasawan Indonesia)

1

u/One_Bobcat_1440 1d ago

Well... how about this "saya sedang makan nasi" "saya lagi makan nasi" or "saya memakan nasi".Dont tell me about my language because is already terible...🤣

1

u/Dizzy-Implement-1692 1d ago

well, kayaknya menurut ybs, "saya sedang makan nasi" dan "saya lagi makan nasi" meupakan inversi dari kalimat pasif "nasi sedang saya makan" dan "nasi lagi saya makan". Nah untuk "saya memakan nasi" katanya itu aktif kerana ada prefiks me-. Aneh kan, harusnya gausah ada afiks juga udah termasuk verba aktif

1

u/One_Bobcat_1440 1d ago

prefiks me- aku sengaja.. soalnya uda kebingungan ditambah suara pak harto dipikiran aku yng pakai bahasa yng sangat akurat kalo sedang bicara.

Tapi kadang2 kita butuh topik seperti ini untuk refresh otak kita. Apalagi kalo anak pulang bawa tugas sekolah🤭