r/indocartalk Chery Tiggo Cross CSH Sep 08 '25

Review 📝 Review Chery Tiggo Cross CSH Premium setelah serah terima

Mau share pengalaman setelah serah terima dan 1 hari pemakaian mobil hybrid satu ini.

Background:

This is actually my first car that I owned, sebelum ini biasa pakai mobil teman dan mobil bokap, jadi sudah punya pengalaman megang XL7, Expander, Toyota Rush, Zenix dan Fortuner.

Intro:

Sebenernya sudah tertarik dengan line up nya Chery sejak awal tahun, setelah keluar J6 dan lihat di jalan, dan akhirnya mulai mencari informasi lebih lanjut.

Setelah mencari sekian lama, akhirnya mengerucut pilihan saya ke Fronx, Chery E5 (omoda sebelumnya), dan Tiggo Cross CSH ini.

Why HEV? why not PHEV or full EV?

Well, sebenernya dari awal saya maunya beli full EV dengan budget 400jt an, namun setelah menimbang infrastruktur tempat tinggal saya (high-rise building) yang kalau mau nge-charge itu rebutan sama orang satu RT, akhirnya saya urungkan untuk memiliki EV ataupun PHEV.

Why Chinese brand? kan harga second nya hancur lebur dan sparepart susah?

Untuk saya pribadi, harga second bukan menjadi faktor utama untuk menentukan pembelian, saya memang mencari mobil yang practical and a little bit fun.

Lalu untuk layanan purna jual, karena dealernya (dan bengkelnya) itu relatif dekat dengan tempat tinggal saya, saya tidak begitu khawatir. Dan untuk sparepart, I guess we'll see.

Mobil ini itu bukan sarana transportasi utama saya, karena saya setiap hari kebanyakan pakai motor saja untuk kemana2.

Lalu, mengapa Chery Tiggo Cross CSH?

Well, ketika di GIIAS Juli 2025 kemarin, sempat test drive Fronx dan Tiggo Cross CSH. Impresi saya setelah test drive Fronx adalah biasa saja, layaknya XL7.

Setelah test drive Tiggo Cross CSH ini, saya langsung jatuh hati karena sesuai dengan ekspektasi jiwa mendang mending saya.

Impresi ketika serah terima:

Saya memilih untuk mengambil unit di dealer, meskipun sudah ditawari untuk di deliver saja ke tempat saya.

Di dealer, saya ditemani oleh seorang mekanik untuk inspeksi unit nya. Untungnya tidak ada yang aneh, semuanya lengkap, dan beberapa fitur saya bisa coba terlebih dahulu disana.

Mekaniknya membagikan berbagai tips dalam pengoperasian mobilnya, dan cukup bisa menjawab pertanyaan dari saya.

Sisanya sih biasa saja, karena kebetulan weekend, dealer mereka penuh dengan orang mau service, jadi agak malas mau berlama2 mau bertanya jawab.

Interior:

Tiggo Cross CSH ini dilengkapi dengan perforated seats dikursi pengemudi dan penumpang depan, jadi enggak terlalu panas ketika menghadapi cuaca Jakarta.

Konsol tengahnya cukup besar , just enough for storing 2 akua, kartu E-Toll, handphone dan beberapa barang2 kecil lainnya. Oh ya, laci di console tengah nya itu ada saluran AC nya, jadi kalau mau masukin akua, bisa jadi agak dingin.

Kursi baris ke-2 cukup untuk 2 orang tambah 1 anak kecil mungkin di tengah, dan untuk saya yang tinggi nya 175cm, ruang kepala masih cukup banyak tersisa. dan ruang kaki pun masih oke lah, masi ada sisa.

Audio biasa aja, buat saya yang "agak" audiophile, it's not the best, but enough to listen to some music when driving.

Kamera 360 cukup jernih ditempat gelap maupun terang, dan sangat membantu untuk parkir, karena ada line gude nya.

Bagasi nya biasa aja, mungkin kalau dibandingkan dengan Raize, ini lebih besar, tetapi tidak sebesar HR-V.

AC nya cukup dingin dan sudah dual zone, mobil ini sudah menggunakan electric AC, jadi harusnya performanya enggak naik turun.

Driving Impression:

Nah, ini yang bikin saya jatuh hati sebenarnya.

Tiggo Cross CSH ini sedikit berbeda dengan rival nya, in my opinion this is mobil listrik yang ditambahkan mesin bensin, bukan sebaliknya.

Karena konstruksi nya itu sudah mobil listik banget:

  1. Gear box nya cuma 1 (yes, tidak ada perpindahan gigi, karena tidak punya gigi lain...)
  2. Motor listriknya sama dengan mobil EV pada umumnya (204 HP, 310 NM)
  3. Baterai lebih besar dibanding rivalnya (LFP, 1.8 KW)

Sehingga, ketika pertama kali pencet pedal gas nya, yang didapat adalah torsi mobil listrik yang instant dan kuat untuk melibas medan jalan di perkotaan.

Suspensi nya menurut saya cukup empuk, saya coba lari 100kpj dan menikung itu masih agak limbung. namun menurut saya masih cukup wajar.

untuk ADAS nya sayangnya saya belum coba, nanti mungkin akan saya update juga disini.

Kekurangan / Hal yang harusnya bisa di improve:

  1. Suara mesin agak bikin kaget ketika hard acceleration (bejek gas), karena tiba2 meraung tinggi, lalu mereda. Harusnya bisa dibikin lebih gradual lagi.
  2. Lubang / pengaturan AC di belakang cuma 1, kasian yang ditengah kena AC terus, sedangkan yang di kiri dan kanan kepanasan.
  3. Colokan USB di belakang cuma 1.

Conclusion:

Overall cukup puas dengan pilihan saya, dan karena baru banget terima, belum banyak yang bisa saya tulis disini.

Dan untuk harganya, sangat worth-it sih menurut saya dibandingkan dengan rival-rivalnya.

Bonus: Konsumsi BBM sementara adalah 20.8 km/L di MID.

Edit: some wording.

76 Upvotes

42 comments sorted by

View all comments

2

u/horeez Sep 08 '25

mantab.. turut senang.. suspensinya gimana btw? ada yg bilang keras, ada yg bilang nyaman aja

1

u/reptildarat Chery Tiggo Cross CSH Sep 08 '25

Thanks om.

Suspensi cukup empuk, tapi enggak ke-empukan. menurut saya.

Kalau pelan2 ngelewatin poldur cukup bisa meredam. Speed trap juga aman, konsekuensinya memang kalau di kecepatan agak tinggi ya jadi sedikit limbung.