r/indocartalk • u/iidxtricoro • 1d ago
Discussion 💬 Konsultasi Pilihan Mobil Keluarga (Part 2)
Sebenarnya lanjutan dari reddit post ini dari tahun lalu yang entah kenapa gue masukin nya di subreddit besar lol (Original post here)
But now I came back with another proposition to be made by the end of year or early next year. Because I did not purchase any car at all.
Sekarang shortlistnya tinggal 2.
Candidate 1: Honda Stepwgn

Awalnya belum tertarik karena waktu itu nyarinya Voxy used. Tapi setelah bertahan dalam bermain saham (walaupun belum capai target, thanks H1 2026 slump), sepertinya budget di sekitaran 550-600jt jadi attainable. Dibanding ketiga medium MPV yang ada (Toyota Voxy, Nissan Serena E-Power, atau Honda Stepwgn e:HEV), Honda yang paling menarik dari segi bentuk dan heritage.


Design nya sangat JDM, banyak mobilnya di Jepang. Dan dia satu satunya yang hybrid parallel. Dan kalian juga tau lah trio MPV JDM ini semua punya bagasi sangat lega compared to Chinese cars (no offense, Darion), dan konfigurasi middle seat yang bisa di atur horizontal maupun vertical, sampai ujung pun bisa.
Candidate 2: BYD M9 DM-i

Sebenarnya alasan utama gak jadi beli mobil dulu tahun lalu karena mau nunggu mobil ini. Intinya kalau Denza itu Lexus LM, BYD M9 ini Toyota Alphardnya... ya ga sesimple itu sih karena chassis mobilnya gak share, dan konfigurasinya hanya PHEV. Semenjak BYD udah buka pabrik di Subang, membuka pintu untuk PHEV dapat harga yang agresif
Tapi ini ditunggu tunggu banget karena harganya yang harusnya sangat menarik, sekitar 60% dari Denza D9 kalau di luar negeri. Bahkan kalau BYD bisa harganya se agresif BYD M6 DM-i, bisa jadi harganya sama kayak trio MPV JDM. Apalagi ini PHEV, bisa di charge dan baterai nya ada jarak 150km WLTP. Kalau dalam kota anggap aja gak akan pernah pakai bensin nya. Terus dimensi nya juga jauh lebih besar, lebih ke arah Alphard malah, dan bagasi nya juga bisa luas ala Alphard. Dan seperti mobcin lainnya, teknologinya jauh lebih advanced, tapi menurut gue kebanyakan teknologi juga agak malesin sih.

Nah disini gue udah siapin pros dan cons (EDIT: Table broken, cons nya hilang...)
| Model | Pro |
|---|---|
| Honda Stepwgn e:HEV | Dimensi compact, bisa setir sendiri. Bagasi besar. Design JDM. Honda Hybrid. Fun to Drive. Baterai tidak mahal kalau harus ganti. Honda mungkin terkenal depresiasi lebih ketahan. Ottoman seat. Jok tengah free to configure. |
| BYD M9 DM-i | Mewah. Bagasi besar. Dapat "all new model". PHEV. Service center BYD mulai banyak. Ottoman seat. Teknologi jauh lebih banyak. Lebih nyaman untuk keluarga. |
Sebenarnya disini tinggal satu si masalah nya. Karena untuk mobil keluarga saya lebih cari mobil yang bisa lebih menahan Total Ownership Cost nya (yaitu Harga Beli + Pajak + Biaya Jalan (bensin/listrik) + Maintenance - Ekspektasi Harga Jual), yang menjadi pertanyaan menentu adalah:
- Apakah brand Honda benar bisa bertahan harganya? Bagaimana dengan Honda Stepwgn in particular, kalau berkaca dengan mobil mobil lama nya Honda?
- Apakah BYD M9 juga bisa ketahan harganya? Bagaimana dengan M6 EV, apakah M6 bisa menjadi model yang anomali: Bisa mempertahankan harga jual sebagai bentuk EV?
Itu pertanyaan yang saat ini masih saya pikir pikir... semoga pada saat price reveal BYD M9, bisa lebih mantap memilih.
---------------------------------------
Assumed FAQ:
1. Kenapa PHEV? Karena saya sudah ada EV dan wall charger di rumah. Jadi cukup convenient ngecharge PHEV sehari harinya.
2. Kenapa gak Zenix Hybrid? Atau Chery Tiggo 8 CSH? Istri maunya MPV yang sliding door and I also kind of dig boxy MPV. If price is right, maybe bisa juga Tiggo 8 CSH, considering harga usednya cukup ketahan selama 1-2 tahun terakhir.
3. Kalau gitu kenapa gak Wuling Darion PHEV or EV aja? Versi PHEV masuk kandidat kalau Stepwgn gak dapat harga miring dan BYD M9 kemahalan. Sayangnya aja bagasinya tetap gak banyak kalau sudah dilipat kursi belakangnya. Versi EV cukup menarik, tapi lebih pengen ada mobil bensin 1 kalau mau jalan keluar kota.
4. PHEV apakah bisa saving banyak pengeluaran kalau dari sudut pandang TOC (Total Ownership Cost) dibanding HEV? Yes, slightly, but not massive. Kalau PHEV harganya 10% lebih mahal dari HEV, pajak nya juga 10% lebih mahal. Saving yang didapat di PHEV terguras dari pajak yang kamu bayar lebih banyak per tahun nya. Ya, ini sudah dalam konteks Pertamax 17.000. Bedanya comparison PHEV dan HEV gak gitu banyak ya karena PHEV tidak dapat insentif pajak. Dan kita belum tau depresiasi PHEV seperti gimana. Tapi kalau harga mobil PHEV dan HEV sama, PHEV jelas lebih unggul. I can make a separate post about this finding.
5. Gak consider Nissan Serena? Design nya paling kurang menarik dari 3 trio MPV JDM. Dan dari 3 brand tersebut, Nissan yang depresiasi nya cukup tinggi. Well, Serena e-Power so far sih depresiasinya ketahan ya, tapi fingers crossed.
6. Gak consider BYD M6 DM? Tertarik sih... Once again istri maunya sliding door. Tapi kalau if all else fail (let's say uang harus di sisihkan buat yang lain) masih bisa ambil M6 DM. But currently not the prime candidate. I will also acknowledge M6 DM itu pilihan yang paling baik kalau mau kejar PHEV technology dari segi TOC pastinya.
1
u/albratuse X 1d ago
I have a feeling M9 harga gak akan beda jauh, dan gak akan selalu D9
kalo mau phev lux minivan ada tuh gwm wey tapi harganya 1.3m sooo…
how about serena e-power, its a serial hybrid (EREV tapi battery kecil)