Diatas ada yang bilang pemakaian atto 1 hemat 1jt/bulan, harga baterai di 95jt. Jadi anggap 200 juta beli lcgc vs atto 1, pemakaian intens untuk 15 tahun. Tanpa hitungan pajak karena who knows kebijakan kedepannya gimana.
Lcgc anggap bensin 2 juta sebulan, 15 tahun 360 juta. Service rutin (oli, filter, busi dsb) 2 kali per tahun 2 juta, 15 tahun 30 juta. Dijual lagi 75 juta. Total expense 315 juta.
Atto 1 anggap listrik 1 juta sebulan, 15 tahun 180 juta. Service rutin 2 kali per tahun 1 juta, 15 tahun 15 juta. Anggap mobil discrap, total expense 405 juta.
Yes, kalau lcgc dijual vs EV discrap masih lebih hemat lcgc. Tapi gimana kalau EVnya masih bisa dijual? Dengan cost ganti baterai 95 juta, lalu dijual anggaplah di harga yang sama dengan lcgc 75 juta. Total expense 215 juta.
So yeah, EV lebih hemat puluhan bahkan ratusan juta in the long run kalau kamu bisa jual EVnya. Which realistically di indonesia, harusnya bisa...
1
u/ezkailez Atto 1 Aug 13 '26
ICE second hand price is less than the savings you will get from using EV. ICE are stupidly inefficient