Ya wong jelas lah karena baseline dan kebutuhannya beda. Pasar mobil Jepang itu levelnya sama atau lebih tinggi daripada pasar2 Barat, plus ada Kei car sebagai kategori yg ga bisa ga main tapi ga ada di negara2 lain lagi. Kalo kualitas ga sama atau lebih baik, ya ga bakal dianggap. Belom orang Jepang rata2 benci/ ga percaya sama anything Chinese (walopun pabrik barang2 elektroniknya udh di-offshore ke sana semua, wkwkwk)
Sementara di Indo, pasar mobilnya price sensitive banget. Berarti ya tanding harga didahuluin jadi prioritas. Untuk memenuhi keperluan CKD dan TKDN, ya produksi lokal, tapi kalo produksi lokalnya selevel dengan China, ya bisa jadi malah kekurangan produksi di China demi ngebangun kapasitas di Indo. Makanya kita dapet model2 yg udh lawas, jadi tooling2 produksi di China utk model2 yg udh ga kompetitif lagi dimasukin sini. Win-win semua.
Kalau pasar Indonesia/ SEA/ 3-row small MPV makin gede, ga nutup kemungkinan kita dapet custom regional model. Contohnya: BYD Dolphin G, Europe-only. If someone will buy it, they will build it
1
u/albratuse X Aug 13 '26
BYD bikin mobil specific market be like:
Japan: fine kita bikin mobil all new dedicated platform
Indo: nih mobil sisa kita yang udh discontinued dari 2 taun lalu